Sisi, Memang Sudah Dipersiapkan Jadi Presiden Sejak Era Mubarak?



Analisis

Rabu 5 Syaaban 1435 / 4 Juni 2014 09:30




PADA tanggal 3 Juli tahun lalu, Abdel-Fattah al-Sisi mengambil keuntungan dari demonstrasi sebagian massa terhadap kekuasaan Muhammad Mursi. Sisi, dengan sendirinya, melakukan kudeta militer terhadap pemerintah. Satu tahun kemudian, lewat sebuah pemilu yang aneh—Anda bayangkan saja, Sisi menang 97% suara, bagaimana bisa coba?—akhirnya Sisi jadi presiden.


Namun ternyata, seorang penasihat senior Mesir mengungkapkan bahwa rencana untuk mendudukkan Sisi di kursi presiden sudah bahkan disusun jauh sebelum mantan diktator Hosni Mubarak lengser.


Berbicara kepada Telegraph, sang penasihat mengatakan bahwa Sisi dipilih untuk memimpin negara ini sebelum ia jadi jenderal angkatan darat, atau tepatnya ketika ia bertanggung jawab atas intelijen militer pada tahun 2010.


Saat itu, perbedaan mulai muncul antara Mubarak, 82 tahun, dan tentara yang berada di bawah komando Mohammed Hussein Tantawi. Dikhawatirkan bahwa rencana Mubarak untuk menyampaikan posisi kepemimpinan kepada anaknya akan membangkitkan kerusuhan sosial.


Sisi, dalam sebuah laporan, menyatakan keyakinannya bahwa tentara harus memainkan peran yang lebih banyak dalam administrasi negara. Ketika Mesir dilanda Arab Spring tahun 2011 silam, ia kemudian memberikan mandat kepada tentara Mesir untuk turun ke jalan-jalan dengn dalih ‘untuk kepentingan rakyat Mesir’.


Menurut Hassan Nafaa, seorang ilmuwan Mesir, sebelum Hosni Mubarak dipaksa untuk mengundurkan diri pada Februari 2011, tentara sudah punya rencana untuk turun ke jalan itu.


“Saya sampai pada kesimpulan bahwa pihak militer mengambil keuntungan dari revolusi untuk menyingkirkan suksesi Mubarak suksesi. Dan mungkin juga mereka harus mengorbankan Mubarak, daripada rezim militer itu sendiri,” tambahnya.


Lantas, siapa yang menunjuk Sisi untuk jadi presiden Mesir berikutnya? Prediksi mengerucut pada nama mantan jenderal Tantawi.

“Bahkan ketika Sisi masih seorang kolonel, kita semua tahu bahwa dia akan menjadi menteri pertahanan berikutnya,” kata seorang perwira senior militer kepada Telegraph.


Mursi, kemudian datang “mengacaukan” skenario itu. Yang menyakitkan, Mursi langsung mengganti Tantawi oleh Sisi tak lama setelah terpilih. Pertimbangan Mursi saat itu adalah Sisi dikenal sebagai seorang Muslim yang taat. Namun, Mursi terlalu lugu, bahwa Sisi juga sangat dekat—bahkan lebih dekat—dengan Tantawi , yang oleh sebagian banyak kalangan menyebut hubungan Sisi dan Tantawi bagai “ayah-anak”.


Meskipun Sisi dipilih oleh 97 % pemilih, jumlah pemilih dalam pemilu Mesir jauh lebih rendah dari yang diharapkan. Ini sebuah indikasi, bahwa Sisi akan menghadapi masa sulit memerintah Mesir; ia sekarang hanya sekadar mencoba untuk mengambil potongan-potongan dari suatu sistem politik yang sudah hancur. [sa/islampos]


Redaktur: Saad Saefullah













Source: http://ift.tt/S64Hbd


Category: frontpage


0 Response to "Sisi, Memang Sudah Dipersiapkan Jadi Presiden Sejak Era Mubarak?"

Posting Komentar

Bagaimana menurut kamu??? hmmmmmmmm @_^;