TEMPO.CO, Jakarta – Country Manager Rapoo Indonesia, Harry Kartono, menilai masyarakat Indonesia mulai selektif terhadap teknologi. Hal tersebut berdasarkan pengamatan terhadap konsumsi masyarakat saat membeli produk yang dilengkapi teknologi terbaru. “Orang Indonesia tidak terpaku dengan satu merek. Mereka memilih produk karena teknologi, bukan karena mereknya,” ujar Harry di Jakarta, Senin, 7 April 2014.
Menurut dia, hal itu terbukti dari tanggapan masyarakat akan teknologi anyar yang dibenamkan di produk aksesori peripheral. Aksesori peripheral, seperti keyboard, tetikus, serta speaker, saat ini berkembang pada teknologi nirkabel. Melalui koneksi nirkabel, baik bluetooth dan Wi-Fi, pengguna tidak perlu repot menghubungkan kabel ke perangkat.
Di Indonesia, kata Harry, penggunaan aksesori semacam itu masih jarang, namun pertumbuhannya cukup baik. Dalam waktu 1,5 tahun sejak keberadaannya di Indonesia, produk Rapoo yang berbasis nirkabel diklaim menjadi pilihan favorit masyarakat. “Kontribusi penjualan produk di Indonesia terhadap global mencapai 12 persen,” katanya.
Meskipun demikian, hal tersebut belum dapat dijadikan patokan utama untuk mengukur kesuksesan perusahaan asal Negeri Tirai Bambu itu di Indonesia. Menurut Harry, setidaknya dibutuhkan waktu tiga tahun untuk mengetahui tanggapan masyarakat terhadap produk Rapoo.
Sejak berdiri pada 2002, Rapoo sudah memasarkan produknya di 62 negara. Selain Indonesia, negara yang penjualannya memberikan kontribusi besar bagi perusahaan, antara lain, Cina, Australia, dan India. Simak berita tekno lainnya di sini.
SATWIKA MOVEMENTI
Berita lain
Aplikasi Reader, Cara Praktis Baca Berita
Samsung Galaxy S5 Akan Dibuat Antimaling
Silicon Valley Hebohkan Sikap Antigay CEO Mozilla
Google Segera Luncurkan Android TV
Game Ini Bisa Minimalkan Golput
Source: http://ift.tt/1kiKBb4
via HeniPutra.Net http://ift.tt/1qdvLA3
0 Response to "Orang Indonesia Mulai Selektif Terhadap Teknologi"
Posting Komentar
Bagaimana menurut kamu??? hmmmmmmmm @_^;