Industri pernikahan di Indonesia sangatlah besar. Menurut perusahaan riset Splendid Insight, pengeluaran untuk pernikahan di Indonesia bernilai hingga USD 7 miliar. Banyak pasangan yang melakukan riset online untuk merencanakan pernikahan mereka – dan itulah kesempatan yang yang ingin diambil oleh Kevin Mintaraga, seorang entrepreneur yang menjual perusahaan digital agency miliknya pada tahun 2012 dan menerima penghargaan Young Entrepreneur of the Year dari Ernst & Young pada tahun 2013, dengan meluncurkan versi beta marketplace pernikahan bernama BrideStory.
BrideStory adalah plaform untuk profil dan portofolio vendor pernikahan. Pengguna dapat mencari vendor berdasarkan hal-hal yang mereka butuhkan – seperti perlengkapan pernikahan, perhiasan, dan fotografi – serta berdasarkan lokasi atau harga. Vendor, di sisi lain, dapat mendaftar dan menggunakan BrideStory untuk menumbuhkan online-presence-nya.
(Baca juga: Bagaimana seorang gamer Indonesia dapat menjadi pengusaha sukses)
Website baru ini tersedia secara gratis untuk para vendor dan kini mempunyai sekitar 80 penjual perlengkapan pernikahan di platformnya. Para vendor bisa membayar untuk lebih terekspos di BrideStory. Kevin menambahkan:
Siapapun bisa menyelenggarakan pernikahan yang sempurna asalkan mereka menemukan vendor yang tepat yang mampu memahami keinginan para pasangan. Namun proses mencari vendor yang tepat yang bisa mewujudkan pernikahan impian tidak mudah. Melalui pengalaman pribadi, saya tahu betapa pentingnya bagi kedua mempelai untuk menemukan vendor yang tepat.
Ide ini sebenarnya muncul ketika Kevin kerepotan ketika ia merencanakan pernikahannya sendiri. Salah satu hal menarik yang ia temukan adalah bahwa sebagian besar pasangan menggunakan Pinterest untuk membuat pinboard pernikahan impian mereka dan memperlihatkannya pada vendor pernikahan. Tapi meskipun pengguna dapat menemukan gambar yang bagus di Pinterest, mereka tidak dapat menemukan informasi yang cukup tentang penjual yang membuat item pernikahan tersebut. BrideStory menambahkan elemen tersebut, dan mengkategorikan semuanya ke dalam gambar. Dalam waktu dekat, akan ada juga tema warna, kata Kevin, “Sehingga ketika pengguna mencari undangan pernikahan berwarna ungu, kami akan menampilkan semua undangan pernikahan dalam warna ungu sehingga mereka bisa mendapatkan inspirasi dan memilih yang mereka sukai.” Ia menambahkan: “yang paling penting, mereka akan bisa mengetahui vendor yang membuatnya dan menghubungi vendor itu secara langsung.”
Startup yang dipimpin oleh Kevin ini mempunyai tujuan besar dengan menargetkan negara-negara lain di masa mendatang. Dan itu semua dimulai dengan membantu pasangan Indonesia merencanakan pernikahan impian mereka.
Pemimpin dalam industri ini adalah Weddingku yang kini memiliki lebih dari 10.000 vendor Indonesia dalam listing-nya. Namun user interface BrideStory yang indah dan perhatiannya terhadap detail bisa menarik pelanggan untuk mulai mencoba layanan ini.
Source: http://ift.tt/1qdvvB1
via HeniPutra.Net http://ift.tt/QWF9Om
0 Response to "Bingung rencanakan pernikahan? BrideStory siap membantu Anda!"
Posting Komentar
Bagaimana menurut kamu??? hmmmmmmmm @_^;