Sesuai dengan artikel kami sebelumnya mengenai GIST Demo Day 2014, kami telah menjelaskan bahwa ini adalah rangkaian acara dari GIST Bootcamp 2014 yang bekerja sama dengan GEPIndonesia dimana 30 startup yang berpartisipasi telah diseleksi selama 2 hari oleh mentor mereka. Dari 30 startup yang ikut bootcamp ini, terpilihlah 7 startup yang lebih memiliki potensial dimata mentor-mentor dan juga juri. Pada acara GIST Demo Day kemarin, ketujuh startup ini memiliki kesempatan untuk melakukan pitching dihadapan juri dan berpeluang untuk mendapatkan hadiah sejumlah uang serta mentoring yang lebih mendalam selama 6 bulan.
Acara ini dibuka dengan keynote dari Jeff Hoffman, CEO dari ColorJar dan Mantan CEO dari Priceline. Jeff membuka acara ini dengan menceritakan perjalanannya sebagai entrepreneur. Ia mengatakan bahwa entrepreneur adalah salah satu jalan dalam menjalani kehidupan. Ketika tumbuh dewasa, kita terus diberitahukan oleh orang tua bahwa kita harus sekolah yang tinggi dan bekerja di perusahaan. Tetapi, tidak semua orang yang mau dan tahan untuk melakukan itu semua. Beberapa orang ini lebih menyukai tantangan dan mereka ingin mendesain masa depan mereka sendiri. Merekalah entrepreneur, orang yang mempunyai mimpi yang besar, tidak takut ditertawakan orang lain, dan orang yang berusaha dengan bekerja keras untuk merealisasikan apa yang ia inginkan. Dalam membangun perusahaan, kita seharusnya tidak hanya tergerak hanya untuk mencari uang saja, tetapi juga tergerak untuk memberikan value kepada banyak orang dari bisnis yang kita kembangkan. Jangan pernah takut untuk bermimpi besar, jika anda merasa terlalu kecil untuk membuat suatu perubahan, cobalah tidur dalam suatu kamar dengan satu nyamuk yang akan mengganggu anda semalaman.
Setelah sesi keynote ini, masuklah sesi pitching dari 7 startup yang terpilih selama bootcamp yang dilaksanakan 2 hari sebelumnya. Mereka akan mempresentasikan bisnis modelnya dalam waktu 5 menit dihadapan juri. Adapun juri yang akan menilai potensi bisnis mereka adalah:
- Jeff Hoffman, CEO dari ColorJar dan Mantan CEO dari Priceline
- Scott Gillespie, Venture Capitalist di T2VC
- Chris Kanter, Chairman dan Founder dari Sigma Sembada Group
- Shinta Widjaja Kamdani, CEO dari Sintesa Group
- Wilcon Cuaca, Managing Partner dari East Venture
Sedangkan 7 startup yang akan pitching dalam acara ini adalah:
1. EFishery
Startup ini mencoba untuk menyelesaikan masalah yang ada di sektor perikanan. Dengan menggunakan alat yang disediakan oleh eFishery, anda bisa memberikan makanan untuk ikan anda secara online. Selain itu, alat ini bisa mendeteksi respon makan ikan, artinya alat ini bisa mengatur jumlah makanan ikan yang diberikan bergantung dengan respon ikan tersebut. Jumlah makan yang diberikan akan kerekam secara online, jadi pemiliknya bisa mengontrol jumlah makanan yang diberikan secara real time, dimanapun dan kapanpun.
2. DreamBender
Startup satu ini lebih mengedepankan elemen sosial yang mereka berikan. DreamBender adalah kamus bahasa dan aplikasi pembelajaran bagi tunarungu (orang yang tidak bisa mendengar) dan orang yang ingin belajar berkomunikasi dengan bahasa isyarat. Dengan menggunakan DreamBender, anda bisa belajar bahasa isyarat dengan lebih interaktif dan real time dengan menggunakan kinect sebagai alat pendeteksi sensor gerak melalui video. Selain itu, startup ini juga membentuk suatu komunitas dimana orang-orang bisa berkontribusi terhadap konten pembelajaran bahasa isyarat agar semakin banyak orang yang peduli dengan pembelajaran ini.
3. Growbox
Startup ini berasal dari dunia agriculture dimana mereka menyediakan kotak sebagai wadah untuk menanam jamur. Jadi siapapun bisa menanam jamur dan memasaknya untuk segera dimakan. Ada empat jenis jamur yang tersedia dalam Growbox, anda hanya tinggal membuka plastiknya untuk membiarkannya tumbuh dengan bantuan oksigen, menyemprotkan dengan air agar wadahnya tetap lembab, dan siap untuk dipanen. Dalam sebulan, anda bisa panen sebanyak 3-4 kali.
4. Karamel
“>Gotcha | Smart Ads on Gesture-based Captcha from 4291″>Aditya Putra on Vimeo.
Pernah merasa kesal dan jengkel saat mengisi suatu Captcha untuk memposting suatu komen di suatu forum atau untuk membuktikan bahwa anda adalah seorang manusia? Karamel hadir sebagai online verification system untuk memudahkan anda dalam mengisi suatu Captcha. Seperti yang kita tahu bahwa kita harus memasukkan huruf dan angka yang tersedia untuk mengisi suatu captcha hanya untuk membuktikan bahwa kita adalah manusia. Dengan Karamel, anda hanya tinggal mencocokkan potongan gambar dengan gambar yang diminta hanya dengan click n drop. Layanan seperti ini bisa menguntungkan bagi suatu brand karena layanan ini bisa digunakan sebagai media untuk beriklan dan juga bisa menambahkan pundi-pundi uang bagi publisher.
5. Squline
Squline adalah website untuk belajar bahasa mandarin secara real time dengan guru yang mengajarkannya langsung dari Beijing. Squline ingin membuktikan bahwa belajar bahasa mandarin itu tidaklah susah. Anda bisa mengatur jadwal kursus anda sendiri. Selain itu, jumlah murid yang bisa ikut suatu kursus maksimal berjumlah 3 orang. Jadi 1 guru bisa mengajarkan maksimal 3 murid. Dengan metode pembelajaran seperti ini diharapkan murid bisa belajar dengan efektif.
6. Smart Colleague
Smart Colleague terbentuk karena founder-nya merasa masih banyak orang yang belum mengerti tentang penggunaan internet dan program komputer khususnya untuk daerah kecil, seperti desa/kampung. Oleh karena itulah startup ini hadir untuk menyediakan layanan kursus komputer dan perangkat mobile secara door to door. Artinya startup ini akan datang dari suatu desa/kampung ke desa lainnya dengan menyediakan netbook dan segala hal yang diperlukan untuk kursus ini. Jadi institusi ataupun sekolah yang ingin menggunakan jasa Smart Colleague hanya tinggal mengontak dan membayar mereka. Semua peralatan yang dibutuhkan sudah disediakan oleh startup ini, termasuk guru yang mengajarkannya. Kurang dari 3 tahun, startup ini sudah mengajar lebih dari 11.000 peserta.
7. Wakuwakuw (Website masih dalam tahap pengembangan)
Wakuwakuw adalah platform untuk me-manage suatu komunitas secara online dengan membuat layanan website sendiri, tool untuk sharing, promosi dan kolaborasi, event planning, mengatur suatu meetup/pertemuan, penjualan tiket, dan masih banyak lagi. Semua yang anda butuhkan untuk mengatur suatu komunitas bisa anda dapatkan di Wakuwakuw.
***
Setelah ketujuh startup tersebut melakukan pitching, lalu waktunya pemilihan pemenang pun tiba. Sebelumnya, semua juri berkumpul untuk memilih juara pada kompetisi ini. Dan berikut ini adalah daftar pemenang dalam kompetisi ini:
Runner up ke-4:
- Karamel
- Smart Colleague
- Wakuwakuw
- Squline
Runner up ke-3:
Runner up ke-2:
Juara 1:
Saya bertanya dengan Jeff Hoffman dan Wilson Cuaca tentang faktor apa yang mendasari mereka memilih ketujuh startup ini. Wilson mengatakan bahwa salah satu faktor besar yang membuat kami memilih mereka adalah inovasi. Ketujuh startup yang pitching tersebut mempunyai innovasi yang lebih menarik dibanding startup lainnya. Sedangkan Jeff Hoffman mengatakan bahwa banyak faktor yang harus kami pertimbangkan untuk memilih startup ini, mulai dari bisnis model, cara mereka menghasilkan uang, cara mereka presentasi, inovasi dan juga besarnya market yang ada. Dan juga Jeff Hoffman mengatakan bahwa pasar banyak startup Indonesia yang menarik dan pasar Indonesia juga sedang bertumbuh cepat.
Setelah itu saya juga berkesempatan untuk mewawancari pemenang GIST Demo Day untuk tahun 2012, yaitu Nurana Indah Paramita. Berikut hasil wawancara kami.
Startup/company-nya apa?
Perusahaan kami membuat turbin listrik dari arus laut di pulau terpencil untuk digunakan pada lampu mercusuar, telpon satelit, GPRS dan digabungkan dari peralatan lainnya. Kami sudah berjalandari tahun 2005 dan status kami sekarang sudah menjadi BUMN. Nama perusahaan kami adalah tfiles-Indonesia.
Apa yang anda dapat setelah memenangkan GIST Demo Day pada tahun 2012?
Banyak sekali hal yang saya dapat. Saya diajak ke Silicon Valley, menjadi pembicara di Harvard, MIT, dan ketemu banyak VC lainnya di US. Networking saya menjadi sangat luas dengan bantuan dari GIST.
Ada saran gak buat pemenang tahun ini?
Manfaatkan jaringan yang dimiliki oleh GIST karena GIST ini diibaratkan sebagai kompetisi bisnis untuk ilmuwan karena jarang sekali ada kompetisi seperti ini di Indonesia. Jadi diharapkan mereka yang menang ini bisa membawa nama baik bagi Indonesia.
Ada saran untuk startup yang ingin ikut kompetisi bisnis lainnya?
Jadilah diri sendiri. Untuk memenangkan sebuah kompetisi, anda harus mempunyai tujuan yang mulia dibandingkan hanya mengejar uang saja. Harus ada value yang anda berikan bagi masyarakat.
Apakah ada hal lain yang ingin disampaikan?
Saya harap pemerintah bisa menggunakan kemampuan dari para ilmuwan-ilmuwan hebat ini untuk memajukan negara ini. Jangan sampai orang-orang pintar ini dipakai oleh negara lain. Dan juga beri perhatian yang lebih bagi mereka karena mereka adalah salah satu aset negara yang berharga.
Semoga dengan acara ini makin banyak orang Indonesia yang terinspirasi untuk membangun startup-nya sendiri dan semakin banyak startup Indonesia yang menarik ke depannya.
Source: http://ift.tt/1hSUzfJ
via HeniPutra.Net http://ift.tt/1h6TL7g
0 Response to "7 Startup Indonesia Yang Terpilih Untuk Melakukan Pitching Dalam Acara GIST Demo Day 2014"
Posting Komentar
Bagaimana menurut kamu??? hmmmmmmmm @_^;