Indonesia memiliki banyak startup berkualitas. Tapi karena penetrasi internet masih dalam tahap awal di negara ini, posisi pemimpin pasar di berbagai sektor masih dapat diraih. Dan itulah tujuan banyak perusahaan saat ini – dan memperoleh pendanaan atau mengakuisisi pesaing adalah cara yang bagus untuk sampai ke puncak.
Di bawah ini kami telah mengumpulkan 30 putaran pendanaan dan akuisisi1 yang terjadi di Indonesia pada tahun 2013.
Putaran pendanaan
1. Berrybenka mendapatkan dua pendanaan dalam setahun – Januari dan November
E-store untuk fashion wanita, Berrybenka, memulai tahun 2013 dengan luar biasa: perusahaan ini memperoleh pendanaan seri A dari GREE Ventures. Tidak berhenti di situ saja, Berrybenka juga mengumumkan pendanaan seri B yang diperolehnya dari TransCosmos (dengan keikutsertaan GREE Ventures juga) pada bulan November.
(Baca juga: Peroleh pendanaan USD 5 juta, Berrybenka ingin menjadi e-commerce fashion terbesar di Indonesia)
Presiden direktur Berrybenka, Jason Lamuda, mengatakan kepada Tech in Asia bahwa mereka ingin menjadi platform e-commerce fashion nomor satu di Indonesia, mirip dengan ASOS di Eropa dan Zozotown di Jepang. Sekarang Berrybenka menyediakan fashion wanita, tapi peluang mereka akan berekspansi ke fashion pria di masa mendatang sangatlah besar.
2. SpeedArchitect mendapatkan pendanaan dari Systec Group – Januari
SpeedArchitect merupakan portal otomotif premium di Indonesia. Pendanaan yang diterima perusahaan ini merupakan pendanaan pertama Systec Group di tahun 2013.
3. Saqina mendapat dukungan dari Ideosource – Januari
Saqina menjadi investasi pertama Ideosource di Indonesia di tahun 2013. Perusahaan ini merupakan e-store yang menjual fashion Islami khusus wanita.
4. Systec Group berinvestasi di Karnivall – Februari
Karnivall adalah salah satu perusahaan yang berada di bawah radar, tapi tampaknya sebuah startup yang tangguh. Karnivall mengembangkan aplikasi iOS seperti skin WhatsApp, skin karakter untuk Minecraft, dan panduan game. Yang paling populer adalah skin WhatsApp-nya yang telah mendapat lebih dari 600.000 download.
Rata-rata, aplikasi Karnivall mendapat 5.000 hingga 8.000 download per hari. Secara keseluruhan, tim Karnivall telah mendapat lebih dari tiga juta download dari sekitar 20 aplikasi.
5. E-store untuk pria Maskoolin mendapat dukungan dari Grupara – Februari
Maskoolin merupakan situs e-commerce di Indonesia yang menjual pakaian pria. Pendanaan tersebut merupakan pendanaan pertama Grupara di tahun 2013.
6 – 10. Ideosource berinvestasi di lima startup baru – Maret
Dari lebih 120 startup yang mengajukan diri di program inkubasi Ideosource, lima di antaranya terpilih untuk diinkubasi, diberi investasi, dan dipamerkan pada demo day Ideosource pada bulan Maret. Mereka adalah lima situs yakni startup e-commerce Ever, Wear Fable, dan PasarMinggu, aplikasi stimulan Moodoo, dan platform video online Kelir TV.
11. Burufly memperoleh pendanaan dari dua VC – April
Situs travel sosial Burufly mengumumkan pada bulan April bahwa mereka telah menyelesaikan putaran pendanaan dari Walden International dan Batavia Incubator. Pada saat itu, Burufly memiliki 380.000 anggota terdaftar yang berbagi 3.000 gambar per minggu. Investor Burufly sebelumnya adalah Ardent Capital.
12. Grupara mendanai Lolabox – April
Pada bulan April, startup beauty box, Lolabox, diluncurkan di Indonesia. Perusahaan ini didirikan oleh dua mantan eksekutif Rocket Internet, Christian Sutardi dan Cynthia Chaerunnisa. Pada hari peluncurannya, duo ini mengumumkan bahwa Lolabox telah diinkubasi dan diinvestasi oleh Grupara.
13. Penerbit raksasa di Indonesia mendanai Scoop – April
Penerbit raksasa Kompas Gramedia Group melanjutkan komitmennya untuk menjadi perusahaan media terbesar di Indonesia – baik offline maupun online – dengan menanamkan investasi seri B sebesar USD 2,4 juta pada aplikasi e-magazine dan e-book, Scoop, pada bulan April. Investasi ini terbukti ampuh dengan tambahan 350.000 download yang diperoleh Scoop hanya dalam enam bulan kemudian.
Apps Foundry, pengembang Scoop, baru-baru ini meluncurkan aplikasi berita untuk Android bernama Scoop News yang mengumpulkan berita dari berbagai sumber berita populer seperti Kompas and Tempo.
14. Rebright Partners mencoba ranah industri periklanan digital – Mei
Mendengar tentang produk iklan digital dan supply-side platforms (SSP) akan membuat sebagian besar orang tertidur, tapi pasti ada uang yang dihasilkan dari industri ini. Dan Rebright Partners meyakininya dengan berinvestasi pada startup periklanan digital Adskom bahkan sebelum startup ini diluncurkan pada bulan Mei.
15. Aplikasi foto yang viral ini mendapat pendanaan – Mei
Aplikasi foto PicMix merupakan salah satu kisah sukses terbesar di Indonesia. Picmix saat ini memiliki lebih dari 15 juta pengguna yang telah memposting lebih dari 225 juta foto. Meski berita tentang pendanaan dari distributor handphone mobile, Erajaya, yang diperoleh Picmix diumumkan pada Oktober tahun lalu, founder Picmix, Calvin Kizana, mengatakan pada Tech in Asia bahwa keseluruhan proses pendanaan baru selesai pada bulan Mei tahun ini.
16. Bisakah UrbanIndo mengalahkan para raksasa di ranah marketplace properti online? – Juni
Saat ini ada dua raksasa di ranah marketplace properti di Indonesia: Rumah.com milik PropertyGuru dan Rumah123.com milik iProperty. Tapi ada satu pemain lokal yang sedang berusaha untuk menggulingkan mereka berdua, yaitu UrbanIndo.
Untuk mencapai target itu, UrbanIndo dibantu oleh pendanaan dari GREE Ventures dan IMJ Fenox dengan putaran pendanaan seri A pada bulan Juni. Didirikan dua tahun lalu, UrbanIndo memiliki lebih dari 17.000 pengguna dengan sebagian besar dari mereka adalah profesional yang menekuni dunia real estate. Ada 75.000 listing properti yang aktif dan sejauh ini UrbanIndo telah membantu menjual atau menyewakan hampir 9.000 properti.
17. Shopdeca mendapat pendanaan tahap awal dari East Ventures – Juni
Shopdeca merupakan situs e-commerce yang menjual produk desainer seperti pakaian dan barang-barang menarik. Beroperasi di Indonesia, situs ini diluncurkan pada bulan Juni bersamaan dengan pengumuman pendanaan tahap awal dari East Ventures.
18. Dua blog teknologi bekerja sama – Juni
Blog teknologi asal Singapura, e27, mengumumkan investasinya di blog teknologi asal Indonesia, DailySocial, pada acara tahunan e27 bernama Echelon. Menariknya, siaran pers yang menyatakan rincian tentang kerjasama ini dipublikasikan pada 1 April, yang menyebabkan banyak orang berpikir bahwa ini adalah lelucon yang dibuat di April Fools’ Day.
19. Tokopedia tumbuh kuat dan juga menerima pendanaan tahun ini – Juni
Marketplace e-commerce terkemuka di Indonesia, Tokopedia, mengumumkan telah menerima pendanaan yang dipimpin oleh Softbank Ventures Korea pada bulan Juni. Ini berarti Tokopedia rata-rata memperoleh satu pendanaan setiap tahun sejak diluncurkan. Tokopedia juga telah menerima pendanaan dari East Ventures (2010), CyberAgent Ventures (2011), dan NetPrice (2012).
Pada ulang tahun Tokopedia yang keempat pada bulan Agustus lalu, CEO Tokopedia, William Tanuwijaya mengatakan kepada kami bahwa situsnya memiliki 770.000 listing aktif dan telah menjual 13,4 juta produk, meningkat 503 persen dibanding kinerja penjualan tahun sebelumnya. Nilai gross barang dagangan perusahaan ini juga tumbuh sebesar 686 persen.
(Baca juga: Bagaimana Tokopedia membangun Taobao-nya Indonesia)
Tim Tokopedia saat ini sedang mencoba cara untuk menghasilkan uang dari platformnya. Pada bulan Oktober lalu, perusahaan ini meluncurkan program gold merchant yang memberikan penjual premium beberapa fitur khusus seperti kategori produk yang lebih banyak dan alat pemantau permintaan pasar.
20. Telunjuk mendapat pendanaan – Juni
Mesin pembanding harga Telunjuk memperoleh pendanaan dari Venture Republic asal Jepang pada bulan Juni. VC tersebut mempunyai pengalaman mengembangkan bisnis perbandingan harga seperti Coneco, Travel.co.jp, dan Hotel.jp.
21. Wikasa mendapat pendanaan dari Systec Group – Juli
Wikasa merupakan platform video edukasi online di Indonesia. Founder Wikasa, Rama Manusama, belajar dari pengalaman sebelumnya membangun dan menutup startupnya yang bernama Criticube, layanan mirip Twitter bagi orang-orang untuk mengikuti hal-hal yang mereka sukai. Rama berencana meluncurkan Wikasa tahun depan.
22. Postaholics mendapat pendanaan dari Systec Group – Agustus
Portal media Postaholics masih dalam beta. Perusahaan ini mendapat pendanaan dari Systec Group pada Desember ini.
23. 500 Startups menanamkan investasi pertamanya di Indonesia – September
Direktori kuliner sosial Qraved didirikan oleh tiga mantan managing director di perusahaan milik Rocket Internet: Adrian Li, Sean Liao, dan Steven Kim. Kredibilitas dan pengalaman dari para founder tersebut mungkin berperan besar di pendanaan yang mereka peroleh dari Rebright Partner, 500 Startups, dan co-founder Skype, Toivo Annus.
Satu hal yang perlu dicatat adalah bahwa pendanaan ini merupakan investasi 500 Startups untuk pertama kalinya di perusahaan Indonesia. Qraved benar-benar telah membuat kesan yang bagus untuk tim McClure itu.
Qraved saat ini mendorong masyarakat Indonesia untuk mulai memesan tempat di restoran secara online dengan memberikan diskon sebagai imbalan.
24. Samwer bersaudara percaya pada Traveloka – September
Meski Samwer bersaudara menjalankan kerajaan Rocket Internet mereka sendiri, mereka juga mendirikan Global Founders Capital (GFC) untuk melengkapi portfolio besar mereka. Dan dari semua startup di Asia, GFC memutuskan untuk pertama menanamkan investasinya pada mesin pencari tiket dan promo pesawat di Indonesia, Traveloka.
Traveloka telah berkembang pesat sejak diluncurkan Oktober tahun lalu. Hanya dalam waktu sebelas bulan, perusahaan ini mencatat 200.000 pencarian penerbangan setiap hari.
25. Bisakah startup ini menjadi Alibaba-nya Indonesia? – Oktober
Situs marketplace IndoTrading sedang naik daun. Tidak hanya mereka mencatatkan pertumbuhan yang bagus di tahun ini, founder-nya – yang membuat exit di perusahaan sebelumnya dua tahun yang lalu – juga dinobatkan sebagai lulusan terbaik Jakarta Founders Institute. Tidak mengherankan jika Rebright Partners mempercayai IndoTrading, yang ingin meniru keberhasilan Alibaba di China dalam ranah penjualan manufacturer-to-business.
26. TouchTen raih pendanaan seri B – November
Pada konferensi Startup Asia Jakarta kami di bulan November, Anton Soeharyo, CEO developer game TouchTen, menegaskan bahwa perusahaannya telah memperoleh putaran pendanaan seri B yang dipimpin oleh CyberAgent Ventures.
Game terkenal dari TouchTen adalah Train Legend, Ramen Chain, Infinite Sky, dan Zico. Game yang terakhir dikembangkan atas kerja samanya dengan pemain bola legendaris asal Brazil. Kebanyakan game TouchTen ditujukan untuk pemain luar negeri. Selanjutnya, tim ini telah berubah menjadi platform publishing game melalui kerja samanya dengan aplikasi loyalty asal Singapura, Gimmie.
27. IMJ Fenox ingin para petani semakin terhubung – Desember
8villages, startup yang bertujuan untuk menguhubungkan petani dengan pelaku agrobisnis, mendapatkan pendanaan pra-seri A dari IMJ Fenox. 8villages adalah salah satu dari sedikit startup teknologi yang berfokus untuk memecahkan masalah yang dihadapi oleh orang-orang di daerah pedesaan.
Akuisisi
28. MOL asal Malaysia memperkuat kehadirannya di Indonesia dengan akuisisi – Maret
MOL, raksasa layanan pembayaran asal Malaysia, mengungkapkan prioritas pasar utamanya pada tahun 2013 adalah Indonesia. Perusahaan yang sudah lama berdiri ini menegaskannya dengan membeli mitra dan distributor pembayarannya AyoPay pada bulan Maret.
Pada bulan Mei, tim MOL mengungkapkan bahwa perusahaan ini memiliki sekitar 2,7 juta pengguna di 12 negara, 2,1 juta di antaranya adalah pengguna aktif. Menariknya, lebih dari setengah ‘like’ di Facebook MOL – sekitar 400.000 – berasal dari Indonesia.
29. Tech in Asia lebih serius di ranah game dengan mengakuisisi GameSaku – September
Blog teknologi asal Singapura Tech in Asia – yep, itu kami – memperoleh pendanaan seri B yang dipimpin oleh Fenox VC pada bulan Agustus. Tidak lama setelah itu, perusahaan ini mengakuisisi dua blog, salah satunya adalah GameSaku (yang sejak itu berganti nama menjadi Games in Asia). GameSaku memiliki 800.000 page-view bulanan saat diakuisisi.
Menariknya, kepemilikan GameSaku berpindah tangan di dalam keluarga East Ventures. Induk perusahaan GameSaku sebelumnya adalah Apps Foundry, yang menjadi perusahaan portfolio East Ventures sejak Oktober tahun lalu. East Ventures juga merupakan investor di Tech in Asia.
30. Eevent asal Indonesia diakuisisi perusahaan Amerika – September
Eevent, platform pengelola acara yang beroperasi di Indonesia dan Amerika, mengungkapkan bahwa perusahaannya telah diakuisisi oleh perusahaan pengembang bisnis asal Amerika, EnvisionPoint.
Co-founder Eevent, Edy Sulistyo, menjelaskan bahwa perusahaannya memiliki 200.000 pengguna aktif bulanan pada saat diakuisisi. Meskipun basis pengguna dibagi 50-50 antara Amerika dan Indonesia, tim Eevent hanya memonetasi pengguna dari Amerika. Ini karena kurangnya infrastruktur pembayaran online yang bagus di Indonesia.
Apakah ada berita investasi lainnya yang harus dimasukkan di daftar ini? Beritahu kami pada kotak komentar di bawah.
Source: http://id.berita.yahoo.com/uang-di-mana-mana-30-pendanaan-dan-akuisisi-030340141.html
via HeniPutra.Net http://heniputra.net/uang-di-mana-mana-30-pendanaan-dan-akuisisi-di-indonesia-tahun-ini.html
0 Response to "Uang di mana-mana! 30 pendanaan dan akuisisi di Indonesia tahun ini"
Posting Komentar
Bagaimana menurut kamu??? hmmmmmmmm @_^;