Video aplikasi mobile Vine cukup terkenal di penjuru dunia dan sudah melewati 13 juta pengguna beberapa bulan yang lalu. Disaat banyak orang suka berkreasi dengan Vine dan menciptakan video berdurasi enam detik untuk kesenangan pribadi, ada beberapa orang yang berusaha menghasilkan uang dengan platform ini. Pinot W. Ichwandardi adalah salah satu yang terkenal dari segelintir seniman profesional di Vine. Ia membuat video dengan Vine untuk beberapa brand dan menghasilkan uang dari sana. Keahlian beliau adalah video animasi bertemakan sketsa. Pinot sendiri merupakan warga Indonesia yang tinggal di Kuwait.
Di Kuwait, Pinot bekerja sebagai desainer grafis di stasiun TV swasta. Sebagai pecinta komunikasi audio visual, ia sudah terbiasa dengan produk untuk berbagi video seperti Viddy, Telly, Vlix, dan SocialCam – sebelum Vine muncul. Tapi ia berpikir bahwa aplikasi tersebut sama saja dengan YouTube atau Vimeo. Video di Vine hanya berdurasi maksimal enam detik dan ini menarik perhatian Pinot. Ia menjelaskan:
Saya menggunakan peralatan digital saat bekerja. Hal ini memaksa saya untuk membuat hasil karya digital yang sempurna dan terkadang meninggalkan sifat dasar dari sebuah proses kreatif. Vine membuat saya mengerjakan segala sesuatu secara manual dan analog, dengan pensil dan kertas. Sama seperti karya seni dan kerajinan tangan buatan anak-anak.
Karena hanya berdurasi enam detik, selama idenya sederhana, Anda dapat melakukannya kapan saja, dimana saja Anda mau. Ini seperti mencorat-coret di kertas tisu. Saya mencintai Vine karena kemampuannya untuk menangkap keindahan dari kesalahan manusia – dan Vine memberikan ruang untuk kesalahan yang terjadi.
Mendapatkan ulasan
Bagaimana Pinot mulai mendapatkan uang dari Vine? Ia mengatakan bahwa walaupun aplikasi ini sudah berumur satu tahun, dari awal Vine sudah mendapatkan banyak perhatian pengguna dan brand. Pinot adalah satu dari sedikit orang yang bereksperimen dengan menciptakan animasi jadul di Vine dan banyak orang menyukainya. Bahkan ia telah diliput oleh blog populer seperti Mashable, The Verge, dan Wall Street Journal.
Lalu sebuah agensi digital memintanya untuk bergabung dengan mereka, dan itulah yang mengarahkannya untuk menciptakan proyek video Vine untuk beberapa brand ternama seperti Virgin Mobile USA (gambar di kanan). Ia berkata bahwa brand dari Indonesia masih berada dalam tahap ”testing the water” dalam kaitannya dengan metode pemasaran melalui media sosial seperti ini.
Berapakah yang didapat seorang pengguna Vine dari setiap proyek video? Pinot menjawab kalau ia mendapatkan USD 1.000 sampai USD 2.000 (Rp 12 juta sampai Rp 24 juta) untuk setiap video, tergantung dari perusahaan yang membayar. Ia percaya bahwa ini adalah jumlah yang kecil untuk brand jika dibandingkan dengan biaya produksi untuk iklan TV. Kita masih berada dalam tahap awal di bisnis periklanan menggunakan media sosial, akan ada lebih banyak hal yang dapat dikembangkan dari proyek-proyek yang serupa dengan Vine.
Kreatif seperti anak kecil
Pinot telah mempelajari tentang media audio/video, dan juga animasi 2D sejak ia masih duduk di bangku sekolah menengah. Beberapa tahun kemudian, Pinot menjadikan tiga anaknya sebagai sumber inspirasi. Ia menjelaskan:
Saya mendapatkan banyak ide dari anak-anak saya – putri berusia delapan tahun dan enam tahun, dan putra berusia tiga tahun. Mereka seperti generator ide saya. Pemikiran, imanijasi, dan fantasi anak-anak mereka yang murni adalah vitamin bagi pikiran orang dewasa. Kita sebagai orang dewasa biasanya tidak peduli dengan ide sederhana, dengan mengatakan ‘itu tidak akan jadi bagus’, ‘terlalu banyak usaha’, dan sebagainya. Imajinasi anak-anak membantu saya dan istri untuk mengurangi pemikiran tersebut. When everything is possible, it’s always possible. Tetap kobarkan semangatmu melalui rekaman video enam detik dan voilĂ !
Pinot juga membagikan rahasia untuk membuat video Vine yang bagus – mengerti esensi dari pesan yang ingin disampaikan dan berikan kejutan di akhir, sebuah punchline. Dan bagi para pengguna Vine profesional, Pinot mendorong para seniman tersebut untuk membuat video yang unik, original, berbeda, ceria, dan bersemangat. “Brand menyukai kreatifitas di Vine. Mereka tahu bahwa mereka tidak mempekerjakan kru rumah produksi yang konvensional, mereka mempekerjakan seorang seniman.”
Source: http://id.berita.yahoo.com/seorang-warga-indonesia-buat-video-6-detik-di-020018812.html
via HeniPutra.Net http://heniputra.net/seorang-warga-indonesia-buat-video-6-detik-di-vine-untuk-brand-ternama-berapa-penghasilannya.html
0 Response to "Seorang warga Indonesia buat video 6 detik di Vine untuk brand ternama, berapa penghasilannya?"
Posting Komentar
Bagaimana menurut kamu??? hmmmmmmmm @_^;