Darius Cheung menulis sebuah artikel menarik berisi pemikirannya tentang ekosistem startup di sini. Dan salah satu hal yang saya sangat sukai adalah pendapatnya tentang “waiter vs doer” (orang yang hanya menunggu vs mereka yang bertindak). Jika Anda telah mengikuti pemikiran saya, sudah cukup jelas bahwa saya juga benci waiter, orang-orang yang tidak bertindak dan hanya mengeluh.
Selain waiter, saya juga benci entrepreneur “selebriti”, orang-orang yang banyak berbicara tapi tidak menghasilkan apa-apa. Mulut adalah aset mereka yang paling berharga. Sekutu terdekat saya adalah para doer, orang-orang yang kadang-kadang bicara (ya, pasti), tetapi juga menghasilkan kualitas kerja yang bagus – baik itu seorang entrepreneur, investor, pegawai magang, atau seseorang yang bekerja di perusahaan. Saya memiliki kebiasaan untuk mendeteksi para pembual dan saya biasanya akan menjauhi mereka. Karena saya percaya, pembual adalah orang-orang negatif yang berada di sekitar kita. Dan saya sungguh-sungguh mempercayai hal ini.
Maksud saya adalah, sebagai seorang entrepreneur (termasuk saya), kita harus menjadi lebih kejam terhadap diri kita sendiri. Saya tidak bisa berbicara seperti Darius karena saya belum mencapai apa yang telah ia capai. Tapi saya tahu bahwa kerja keras diperlukan untuk mendapatkan sesuatu yang baik. Sekolah mengajarkan kita tentang hal itu, tetapi tampaknya sulit untuk menerapkan hal yang sama dalam kehidupan nyata.
Selain kerja keras dan keringat, Anda juga perlu berhubungan dengan orang-orang A+. Bukan orang-orang sombong yang berpikir mereka pintar, tetapi dengan orang-orang yang dapat diandalkan untuk mengerjakan proyek tim. Dan dalam entrepreneurship dan bisnis, penting untuk bergaul dengan orang-orang tipe doer, dan bukan waiter.
Dekat dengan orang berkualitas A+ membuat Anda positif dan ingin berusaha untuk yang terbaik. Banyak orang menyarankan saya untuk hanya merekrut orang-orang tipe doer berkualitas A+. Saya melakukannya dan merasa sangat beruntung sejauh ini. Tapi itu tidak cukup: Anda harus bergaul dan melakukan networking dengan orang-orang A+ di luar tim Anda, termasuk orang-orang seperti mahasiswa/pegawai magang yang memiliki potensi untuk menjadi orang dengan tipe A+. Hal ini juga memungkinkan Anda untuk mendeteksi para pembual sehingga Anda bisa menghindar dari mereka. Doer adalah orang-orang yang membuat sesuatu terjadi sementara waiter hanya akan berdiri di sana dan membual tentang hal-hal yang tidak akan terjadi. Sebagai tambahan, orang-orang A+ biasanya juga bisa menarik orang A+ lainnya. Itulah dampak umum yang saya alami dan dampak ini biasanya lebih baik karena network Anda semakin besar. Bertindaklah, bukan menunggu atau membual.
Source: http://id.berita.yahoo.com/jauhi-para-pembual-dekati-orang-orang-berkualitas-090029827.html
via HeniPutra.Net http://heniputra.net/jauhi-para-pembual-dekati-orang-orang-berkualitas-a.html
0 Response to "Jauhi para pembual, dekati orang-orang berkualitas A+"
Posting Komentar
Bagaimana menurut kamu??? hmmmmmmmm @_^;