Filsuf: Konsumerisme Sengaja Diciptakan Kapitalis


Jakarta (Antara) – Filsuf dari Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara Karlina Supelli mengatakan “wabah” konsumerisme yang hinggap pada generasi muda sengaja diciptakan oleh kaum kapitalis atau pemilik modal.


“Konsumerisme sengaja diciptakan untuk proses pemasaran barang-barang milik kapitalis,” ujar Karlina dalam acara seminar kebudayaan dan pendidikan yang diselenggarakan oleh Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) di Jakarta, Rabu.


Pemerintah, lanjut dia, tidak bisa menghentikan budaya konsumerisme karena penyediaan barang-barang tersebut tidak bisa dihentikan.


“Caranya adalah melatih hasrat, mana yang perlu dan mana yang tidak. Kita belanja apa yang perlu, bukan apa yang kita mau dan ingin, sehingga terhindar dari konsumerisme,” jelas dia.


Namun sayangnya, kata dia, generasi muda sekarang sulit untuk melatih hasrat.


“Orang tua harus melatih anaknya untuk belanja yang dibutuhkan saja,” kata dia menjelaskan.


Budaya konsumerisme, lanjut dia, termasuk dalam budaya kontemporer yang melahirkan generasi berpikiran pendek.


Generasi yang menyerap budaya Barat sebagai gaya hidup, bukan dalam pola pikir dan rasionalitasnnya.


Misalnya saja, kata dia, masuknya dunia digital hanya sekedar gaya hidup pada generasi muda, bukan berpikir bagaimana perangkat itu tercipta.


“Akibatnya yang terjadi internet hanya jadi ajang untuk pelesiran bukan untuk mencari ilmu pengetahuan,” kata dia menjelaskan. (ar)



Source: http://id.berita.yahoo.com/filsuf-konsumerisme-sengaja-diciptakan-kapitalis-171418260–finance.html






via HeniPutra.Net http://heniputra.net/filsuf-konsumerisme-sengaja-diciptakan-kapitalis.html

0 Response to "Filsuf: Konsumerisme Sengaja Diciptakan Kapitalis"

Posting Komentar

Bagaimana menurut kamu??? hmmmmmmmm @_^;